Sampah mencemari lingkungan mulai dari tanah, air dan udara

Definisi dan kategori sampah menurut prosesnya 1.jpg

Sampah adalah material sisa yang tidak dapat digunakan lagi setelah berakhirnya suatu proses. Tidak seperti proses alam yang telah berlangsung jutaan tahun, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan, berkembang dan mati kemudian dapat menjadi manfaat buat mahluk lain atau generasi berikutnya.

Mengacu ke proses siklus kehidupan alam, maka sampah menurut konsep pemikiran sustainable living atau kehidupan yang berkelanjutan sesuai prosesnya dapat dibagi menjadi:

Definisi dan kategori sampah menurut prosesnya 3.jpg
  1. Sampah Konsumsi dan Proses Bangunan seperti sisa makanan, pakaian bekas, botol minum, peralatan rusak di perumahan, hotel, kantor dan lain-lain.

  2. Sampah Transportasi seperti spare parts yang rusak, ban, oli dan lain-lain.

  3. Sampah Proses Konstruksi seperti sisa material dan sebagainya.

  4. Sampah Proses Industri seperti sisa material, material rusak, limbah dan sebagainya.

  5. Sampah Proses Pertambangan seperti sisa material, peralatan rusak, dan sebagainya.

  6. Sampah Proses Energi seperti sisa material, limbah dan sebagainya.

Ke enam sampah sampah di atas dapat dikategorikan sesuai bentuknya yaitu: sampah padat, cair atau gas. Sampah padat, cair maupun gas dapat dibagi dua yaitu sampah organik, sampah an-organik atau sampah beracun. Salah satu dampak akibat ledakan populasi penduduk dunia dan perkembangan teknologi demikian pula sampah yang dihasilkan bertambah banyak. Sampah tersebut dapat mencemari lingkungan seperti tanah sehingga tanaman, hewan ternak dan air minum yang kita konsumsi menjadi beracun yang dapat menyebabkan penyakit ringan sampai dengan penyakit yang sangat membunuh.

Definisi dan kategori sampah menurut prosesnya 3.jpg

Sudah saatnya kita memikirkan konsep untuk menekan atau menghentikan jumlah sampah an-organik dan sampah beracun yang dihasilkan, memproduksi produk baru dari sampah akhir masa pakai produk atau material lebih sisa produksi, sehingga sampah tersebut menjadi bahan yang berguna untuk proses lain atau bermanfaat untuk generasi atau mahluk lain di bumi seperti membuat pupuk untuk menyuburkan tumbuhan dari sampah sisa makanan dari hotel dan rumah makan.

Apabila Anda melakukan sertifikasi bangunan hijau seperti LEED berarti Anda telah membantu dunia mengurangi sampah dari ke enam proses di atas. ALTA Integra adalah konsultan multi-disiplin fisika bangunan dengan tenaga ahli mulai dari akustik suara, pencahayaan, pengudaraan, temperatur,  air dan lain-lain dapat membantu Anda dalam melakukan sertifikasi bangunan hijau dan turut menjaga kesehatan manusia, mahluk hidup serta planet bumi.

#waste #wastemanagment #zerowaste #greenbuilding #sustainability #health #wellness

Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Herwin Gunawan, founder of ALTA Integra, is a Human-Centered Building Performance Consultant. He provides expertise in integrated design strategies through his multidisciplinary team specializing in acoustics consulting, lighting design, audio visual consulting, information technology consulting, and passive environmental design optimization, including building thermal performance, daylighting, and natural ventilation. His work is aligned with the UN Sustainable Development Goals (SDGs), ESG principles, LEED, and WELL certification frameworks. Based in Jakarta, he serves the international market.

https://herwingunawan.work
Previous
Previous

Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal - Gereja Katedral Jakarta

Next
Next

Wireless Communication Technology from Electromagnetism Theory