Kajian Literatur, Wawasan Ilmiah & Kerangka Perancangan Berbasis Bukti

Kinerja Bangunan Berbasis Manusia

Jelajahi kajian literatur, wawasan ilmiah, dan kerangka perancangan berbasis bukti.

Temukan bagaimana akustik, pencahayaan, kenyamanan termal, kualitas udara, desain pasif, dan teknologi bangunan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan binaan yang lebih sehat, nyaman, produktif, dan berkelanjutan yang menghubungkan fisika bangunan, psikologi lingkungan, dan desain berkelanjutan.


Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Pentingnya Desain Kualitas Pencahayaan Arsitektur Bangunan Meningkatkan Kualitas Hidup

Desain Pencahayaan yang kurang baik pada bangunan menurunkan kualitas arsitektur bangunan serta kualitas hidup penggunanya. Sebaliknya pencahayaan yang baik dapat meningkatkan kualitas arsitektural bangunan dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Kualitas Hidup Seseorang ditentukan oleh kualitas kognitif. Secara makna, kognitif adalah semua aktivitas mental yang membuat suatu individu mampu menghubungkan, menilai, dan mempertimbangkan suatu peristiwa, sehingga individu tersebut mendapatkan pengetahuan setelahnya.

Salah satu aspek yang menentukan kualitas kognitif seseorang adalah kualitas pencahayaan. Manusia yang tinggal di perkotaan lebih dari 80% waktunya dihabiskan di dalam ruangan. Kualitas pencahayaan di dalam ruangan berbeda dengan kualitas cahaya matahari, karena sebagian dari ruangan seringkali tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Berikut beberapa faktor desain pencahayaan apa saja yang mempengaruhi kualitas pencahaan di dalam bangunan.

1. Kualitas Sumber Cahaya

Kualitas Sumber Cahaya merujuk kepada kelengkapan dan kekuatan spektrum sumber cahaya foton infra merah, merah, hijau, biru, ultraviolet yang diperlukan fisik manusia untuk bertahan hidup. Sumber cahaya rujukan adalah cahaya matahari yang memiliki kelengkapan dan kekuatan spektrum cahaya seperti yang terlihat dari hasil pengukuran di bawah ini.

Kelengkapan Foton Sumber Cahaya juga mempengaruhi kualitas render warna yang jatuh ke retina mata. Color Rendering Index cahaya matahari diberi nilai 100. Foto di bawah menunjukan lampu kiri dengan CRI 98 dibandingkan dengan lampu kanan yang memiliki CRI 80. Lampu sebelah kanan walau dengan jenis dan watt yang persis sama memperlihatkan warna yang lebih pudar dan terlihat lebih redup.

2. Keras-Lembutnya Sumber Cahaya

Cahaya iluminare (lampu) dapat terlihat keras atau terlihat lembut. Cahaya terlihat keras dan lembut ditentukan oleh desain dan material reflector dan difuser cahaya. Kita dapat melihat perbedaan antara kekerasan cahaya pada lampu pertama dibandingkan dengan lampu kedua yang walaupun lebih terang akan tetapi cahaya terlihat lebih lembut di mata.

Untuk menjaga agar artikel ini singkat dan tidak terlalu panjang, maka tulisan ini akan saya sambung pada artikel berikutnya.


Artikel lain tentang pencahayaan

Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Bagaimana kekuatan kerjasama team multi-disiplin menghasilkan desain menarik dan fungsional?

No one can whistle a symphony. It takes an orchestra to play it.
— H.E. Luccock

"Band yang luar biasa lebih dari sekedar sekelompok musisi bermain musik bersama. Band tersebut memiliki ikatan batin yang kuat. Begitu pula team olah raga seperti basket atau sepak bola. Kombinasi yang unik dan membuat mereka jauh menjadi kuat dibandingkan bekerja sendiri." - Steven Van Zandt

Begitupula halnya dengan mendesain ruang multimedia seperti Home Theater, Audio Room, Recording Studio, Meeting Room yang membutuhkan kerja sama multi-disiplin mulai dari Arsitektur, Interior, Akustik, Lighting, MEP dan Integrasi Perangkat Audiovisual.

Seperti memainkan komposisi musik dengan harmonis yang masing -masing pemain berfokus pada ekspresi dan konektifitas musik, begitu pula dengan pekerjaan mendesain ruangan multi-disiplin. Berikut adalah 4 Faktor Utama untuk dapat memainkan musik bersama, pertandingan olah raga maupun menghasilkan desain integrasi.

1. Strategi dan Dokumentasi

Faktor pertama yang dibutuhkan adalah strategi dan dokumentasi. Pertunjukan musik, pertandingan olah raga maupun pekerjaan desain multi-disiplin membutuhkan strategi desain dan dokumentasi yang baik. Strategi dan dokumentasi yang baik dapat membantu seluruh pemain musik, olah raga, team desain bekerja sama untuk satu tujuan.

Jika tidak ada strategi maka akan sulit untuk merancang sebuah persiapan karena tidak adanya alat bantu yang membuat kita bersatu antara satu pemain dengan pemain lainnya. Dengan adanya dokumentasi, seluruh anggota team dapat memainkan setiap bagiannya dengan tepat sehingga memberikan irama permainan yang indah.

2. Ketrampilan pada bidangnya

Faktor kedua agar proses dalam bermain musik bersama, pertandingan olah raga team berhasil adalah memiliki pengetahuan dan ketrampilan atas bidangnya. Diperlukan skill set setiap anggota yang seimbang untuk saling mengisi ruang sehingga tercipta harmonisasi dan kesatuan nada, permainan dan hasil desain.

3. Kedisiplinan

Faktor ketiga yang perlu dimiliki adalah kedisiplinan, karena kita tidak bermain musik, bertanding olahraga maupun mendesain sendirian. Kita bermain musik secara berkelompok. Disiplin yang dimaksud adalah memiliki ketegasan untuk menyelaraskan permainan dan tugas  dari masing-masing anggota team.

"Musik simfoni yang megah tidak dapat disiulkan oleh satu orang. Perlu sebuah orkestra untuk menampilkan musik simfoni dengan megah." -  H.E. Luccock

Kedisiplinan ini akan membuat rangkaian lagu, pertandingan olah raga, hasil desain tampil harmonis tanpa ada peranan yang tumpang tinding. Semua bekerja sama dengan disiplin sesuai dengan peran masing-masing. Tanpa individu yang berusaha lebih menonjol dibandingkan team lain.

4. Kekompakan dan Kerja Sama

Kekompakkan dan kerja sama perlu dibangun dan dilatih agar bisa memainkan irama musik yang indah, memenangkan pertandingan olah raga dengan elegan dan menghasilkan desain multi-disiplin yang terpadu dengan indah. Semuanya tidak akan berjalan dengan baik jika ada anggota yang melewatkan tanggung jawab peran, berusaha memborong semua peran atau berusaha tampil sendiri.

Band members have a special bond. A great band is more than just some people working together. It’s like a highly specialized army unit or a winning sports team. A unique combination of elements that becomes stronger together than apart.
— Steven Van Zandt

Lebih dari 10 tahun, saya mendapatkan kehormatan untuk memimpin team multi-disiplin fisika bangunan ALTA Integra membantu beragam owner yang memiliki passion dalam menikmati musik dan film. Berikut adalah beberapa foto hasil kerja sama team multi-disiplin ALTA Integra dalam mendesain ruangan hiburan mulai dari ruang dengar Audiophile, Home Theater sampai dengan Mixed Used Home Entertainment.

Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Berpikir ulang apa tujuan hidup saya?

Kebahagiaan ada perwujudan dari kesehatan yang sempurna.

Kesehatan yang sempurna adalah kesehatan jasmani, mental dan sosial.

Lingkungan Fisika seperti lingkungan suara, cahaya, temperatur dan kualitas udara dapat menggangu kesehatan jasmani, mental dan sosial kita semua. Karena setiap saat telinga kita dapat mendengar bunyi, bahkan sewaktu tidur. Begitu pula dengan udara kulit dan hidung kita dapat merasakan udara yang nyaman dan bersih. Terakhir cahaya membantu kita melihat dan melakukan pekerjaan.

Indera manusia merupakan insting primitif yang diciptakan untuk menghindari marabahaya. Akan tetapi pada saat ini kita sering mendengarkan suara kurang nyaman yang secara psikologis diterjemahkan oleh otak sebagai sinyal marabahaya dan tubuh melepas hormon tertentu untuk bersiaga. Hal tersebut apabila berkepanjangan dapat menyebab penyakit serius seperti serangan jantung maupun kanker.

Di sisi satu lagi indera manusia berfungsi untuk menikmati hidup. Suara yang indah, pemandangan yang indah, udara yang harum dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental dan sosial.

Membuat lingkungan fisika yang baik pada bangunan Anda adalah hal yang saya pelajari setiap hari.


Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Mendesain Mengukur Pencahayaan Interior Circadian Rhythm Light

Pada abad 21 ini komunitas pencahayaan global terus mengamati dan mengembangkan pemahaman fungsi intrinsically-photosensitive Retinal Ganglion Cells (ipRGC) pada mata. Telah diketahui bahwa cahaya yang jatuh pada sel retina ganglion pada mata berfungsi mengatur pelepasan dan penekanan hormon tidur Melatonin manusia.

Oleh karena itu peranan konsultan lighting di abad ke 21 ini selain mendesain fungsi dan aestetik visual, adalah menghitung kecukupan cahaya yang perlu diterima oleh ipRGC yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik, mental menjadi penting. Parameter fisika pencahayaan yang perlu diperhitungkan, dibuatkan permodelan dan diukur performannya adalah level pencahayaan, spektrum cahaya, kapan dan durasi pemaparan cahaya, dan sejarah pemaparan cahaya sebelumnya. Selain parameter fisika yang disebutkan diatas dikembangkan pula beberapa parameter biofisika yang besaranya adalah respon biologis terhadap parameter lingkungan fisika cahaya.

Cahaya yang jatuh ke Sel Retina Ganglion diubah menjadi sinyal Neural ke Suprachiasmatic Nucleus yang kemudian mengendalikan hormon Cortisol dan Melatonin

Circadian Light (CLA) dan Circadian Stimulus (CS)

Mark Rea dan Mariana Figueiro mengembangkan permodelan matematis yang mengkonversi energi cahaya menjadi sinyal neural pada cell mata manusia yang mengendalikan suprachiasmatic nucleus (SCN). Cahaya yang jatuh ke kornea mata mengendalikan jumlah hormon Melatonin yang berfungsi untuk merangsang rasa kantuk dan membuat tubuh tertidur. Permodelan ini mengukur dan mengkonvesi densitas cahaya yang jatuh ke kornea mata menjadi Circadian Light (CLA) yang dapat dibandingkan pencahayaan photopic dengan pembobotan sensitifitas spektral sistem sirkadian manusia yang diukur berdasarkan nilai penekanan jumlah hormon melatonin setelah mata terpapar cahaya selama satu jam.

Nilai CLA ini kemudian dapat menentukan nilai Circadian Stimulus (CS). Nilai CS menentukan tingkat efektifitas densitas cahaya dengan pembobotan spektral yang jatuh pada mata. Nilai CS dimulai dari nilai ambang yang tidak menekan jumlah hormon Melatonin yaitu CS = 0.1 sampai dengan nilai saturasi tertinggi yaitu CS = 0.7.

Penelitian terhadap pekerja kantor, remaja, dan orang dewasa yang sehat menyimpulkan terpapar terhadap cahaya dengan nilai CS 0.3 atau lebih selama satu jam setiap pagi dapat menyehatkan sistem sirkadian tubuh manusia, membuat kualitas tidur lebih baik dan memperbaiki perilaku dan mood.

Diagram yang menunjukan korelasi antara parameter fisika cahaya dan parameter biofisika manusia yang berupa respon sirkadian terhadap cahaya

Circadian Action Factor (CAF)

Gall and Bieske mengembangan Circadian Action Factor (CAF) sebagai indikator pengaruh non-visual cahaya terhadap tubuh manusia. Secara sederhana CAF adalah ukuran efek biologis per unit of visual response. Hye dan kawan (2014) menyarankan dosis CAF yang berbeda pada waktu berbeda misalnya CAF yang tinggi di siang hari dan CAF rendah pada malam hari. Gall menyarankan kombinasi ideal untuk setiap aktifitas, nilai CAF dan Temperatur Warna Sumber Cahaya.

Equivalent Melanopic Lux

Parameter lain yang menjadi dasar desain dan penilaian WELL Building Certification adalah Equivalent Melanopic Lux (EML). Perbedaan pengukuran Lux and Melanopic Lux adalah ‘Lux’ merupakan unit satuan besaran level pencahayaan yang diterima oleh sebuah permukaan. Sedangkan Melanopic Lux adalah metode pengukuran efek biologi akibat besaran cahaya (lux) yang diterima oleh manusia. Satuan Melanopic Lux didasari atas pembobotan sensitifitas cahaya pada sel retinal ganglion.

Melanopic Lux diperhitungkan dengan mengalikan angka Melanopic Rasio dengan besaran cahaya fisika Lux menjadi Equivalent Melanopic Lux pada titik dan arah pandangan vertical pengguna ruangan. Melanopic Ratio adalah adalah rasio Respons Melanopic Sel Retina Ganglion. Saat mendesain dan mengukur performa terbangun Melanopic Lux diukur pada bidang vertikal setinggi mata yang kerap terlihat oleh pengguna ruangan sepanjang hari.

nilai pengukuran melanopic lux di sebuah pantai menjelang matahari terbenam

Apabila Anda memiliki rencana untuk meningkatkan kualitas hidup dengan meningkatkan lingkungan fisika bangunan, ALTA Integra dapat membantu menghitung, mendesain dan mengukur kecukupan cahaya Ritmik Sirkadian. ALTA Integra adalah konsultan multi-disiplin fisika bangunan yang terus meningkatkan kompetensi dalam memberikan lingkungan fisika bangunan terbaik buat kebahagiaan Anda.


Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Desain Cahaya pada Lingkungan Bangunan Arsitektur dan Interior

Beberapa bulan yang lalu saya diminta oleh Marcel dari UnaTubes untuk menjadi narasumber tentangKonsep dan Strategi Pencahayaan pada Lingkungan Bangunan Arsitektur dan Interior. Berikut adalah video hasil produksi UnaTubes yang dipublish di YouTubes channel dimana saya membahas cahaya mulai dari awal peradaban manusia, manfaat cahaya dan konsep dan strategi pencahayaan pada lingkungan bangunan Arsitektur Interior.

Allah berfirman: “Jadilah terang”.

Seperti yang kita ketahui bersama, dalam proses penciptaan alam semesta, Sang Pencipta membuat cahaya pada hari pertama untuk memisahkan kegelapan. Cahaya alam atau cahaya buatan sang Pencipta yang menerangi langit dan bumi adalah matahari, bulan yang memantulkan cahaya matahari di malam hari, bintang-bintang yang merupakan matahari dari sistem tata surya dan galaksi lain, komet atau benda yang masuk ke atmosfer bumi dan terbakar, aurora dan sebagainya. Selain cahaya alam yang kita lihat di langit, cahaya dapat juga kita lihat pada beberapa binatang yang bersinar (bioluminescent) seperti kunang-kunang, ikan flashlight dan sebagainya.

Sebagai makhluk yang menyukai cahaya dan membutuhkannya untuk melakukan kegiatan, maka manusia berupaya menciptakan cahaya dengan caranya sendiri, dimulai dengan cahaya dari api, kemudian ditemukan lampu pijar, lampu gas dan terakhir lampu LED.

Fungsi cahaya matahari

  • Cahaya masuk ke mata, informasi yang diterima mata disalurkan ke otak: informasi diolah oleh otak kiri secara intelektual dan oleh otak kanan secara emosional dan naluriah

  • Selain itu mata meneruskan informasi cahaya ke Suprachiasmatic Nucleus (SCN) yang terletak pada jaringan otak yang berfungsi mengatur hormon jam biologis (Circadian Rhythm) yang bertanggung jawab mengelola siklus tidur dan terjaga dari manusia.

  • Cahaya matahari yang jatuh pada permukaan kulit berfungsi dalam mempoduksi vitamin D untuk menguatkan tulang dan imunitas.

Baca artikel: Sembilan manfaat cahaya matahari bagi kesehatan dan kebahagiaan manusia

Cahaya pada Lingkungan Outdoor

Manusia adalah mahluk alam yang diciptakan untuk hidup di lingkungan outdoor, dimana mata dan tubuhnya mendapatkan cahaya matahari yang cukup di siang hari. Pada jaman primitif, manusia cenderung hidup di alam bebas. Seiring perkembangan arsitektur dan teknologi bangunan orang mulai lebih banyak menghabiskan waktu di lingkungan indoor. Hal ini terjadi karena di dalam bangunan parameter fisika nya dapat lebih di kendalikan. Misalnya temperatur yang lebih stabil. Sayangnya demi mencapai kenyamanan termal dan menghemat energi banyak bangunan yang dirancang dengan lingkungan indoor kurang mendapatkan paparan cahaya yang cukup. Dalam jangka panjang hal ini dapat menyebabkan penurunan produktifitas kerja dan meningkatkan resiko anacaman kesehatan.

Demi menghemat listrik atau memaksimalkan luas bangunan, tak jarang ruangan menjadi kurang cahaya matahari pada siang hari. Hal ini dapat menyebabkan orang lebih mudah lelah dan mengantuk.

Mendesain Cahaya Lingkungan Indoor buat kesehatan

Dengan kesadaran akan pentingnya cahaya matahari bagi kesehatan manusia, belakangan ini timbul gerakan desain yang dapat memaksimalkan performa dua dunia tersebut sehingga manusia dapat hidup lebih sehat, bahagia sekaligus produktif. Dengan mendesain lingkungan indoor yang nyaman dapat meningkatkan produktifitas dan kesehatan.

Saat mendesain cahaya di siang hari pada lingkungan indoor kita perlu mengkalkulasi komponen cahaya luar yang masuk. Adapun komponen cahaya yang masuk ke dalam lingkungan indoor adalah: Cahaya matahari langsung, pantulan cahaya matahari pada langit atmosfer, pantulan cahaya dari permukaan tanah atau bangunan sekitar, dan pantulan cahaya pada permukaan interior.

Apabila diukur cahaya alam yang masuk ke dalam ruangan ini adalah cahaya matahari, cahaya pantulan langit, cahaya pantulan bangunan sekitar, pantulan cahaya di permukaan interior

Mengapa diperlukan lighting designer profesional?

Keuntungan menunjuk ALTA Integra sebagai mitra desain pencahayaan adalah kami tidak memiliki kepentingan untuk menjual lampu sebanyak-banyaknya demi mendapatkan keuntungan yang besar. Kepuasan kami dalam mendesain adalah kepedulian kami dalam menerapkan pengetahuan desain pencahayaan yang terbaik secara fungsi, keindahan maupun benefit kesehatan. Keasikan bekerja sama dengan team arsitek dan interior dalam mengembangkan konsep pencahayaan yang diikuti dengan pembuatan gambar kerja, memilih spesifikasi lampu yang disesuaikan dengan kepantasan anggaran.

Dari kick off meeting sampai dengan handover, kami selalu memberikan pandangan dan masukan profesional dalam memaksimalkan nilai tambah bangunan, benefit bagi pengguna bangunan, benefit finansial dan meminimalkan resiko pekerjaan bongkar pasang karena salah desain. Terakhir team desain pencahyaan kami menjaga kesesuaian teknis mulai dari fase desain sampai dengan konstruksi sehingga semua yang terdesain dapat terbangun dan terukur sesuai dengan yang ditargetkan.

Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Sembilan manfaat cahaya matahari bagi kesehatan dan kebahagiaan manusia

Seperti yang kita ketahui bersama, Sang Pencipta di hari pertama menciptakan cahaya untuk memisahkan kegelapan. Cahaya alam atau cahaya buatan sang Pencipta yang menerangi langit dan bumi adalah matahari, bulan yang memantulkan cahaya matahari di malam hari, bintang-bintang yang merupakan matahari dari sistem tata surya dan galaxi lain, komet atau benda yang masuk ke atmosfer bumi dan terbakar, aurora dan sebagainya.

Akan tetapi tahukan betapa besarnya manfaat sinar matahari yang diciptakan Tuhan buat kesehatan dan kebahagiaan kita?

Menurut beragam penelitian ada sembilan manfaat cahaya matahari bagi kesehatan dan kebahagiaan manusia sebagai berikut.

1. Membantu manusia melakukan aktifitas sehari - hari

Cahaya yang masuk ke mata disalurkan ke saraf otak yang diolah oleh otak kiri menjadi informasi visual dan otak kanan yang membentuk persepsi emosional seseorang. Informasi visual dan emosional tersebut kemudian membangun motivasi seseorang untuk melakukan aktifitas tertentu. Cahaya matahari yang masuk mata selain diteruskan ke otak, diteruskan juga ke Suprachiasmatic Nucleus (SCN) yang berfungsi mengatur tubuh untuk menambah atau mengurangi produksi hormon Cortisol yang membuat kita terjaga dan bersemangat.

2. Mengatur keseimbangan jam biologis (circadian rhythm)

Cahaya yang masuk ke dalam mata yang diteruskan Suprachiasmatic Nucleus (SCN) yang bertanggung jawab mengatur jam biologis (circadian rhythm) tubuh manusia selama 24 jam. Pada pagi hari mata mulai melihat intensitas cahaya cukup besar, SCN akan memproduksi hormon Cortisol yang membuat tubuh terjaga. Sebaliknya begitu langit berubah gelap, SCN memerintahkan tubuh untuk mengurangi produksi hormon Cortisol dan meningkatkan produksi hormon Melatonin yang memicu rasa mengantuk. Hal ini menjawab mengapa apabila kita terpapar cahaya yang cukup kuat di malam hari, apalagi cahaya biru (blue light) membuat kita sulit tidur karena tubuh masih memproduksi hormon.

Image credit: Parans Solar Lighting

3. Meningkatkan kualitas tidur

Semakin banyak tubuh manusia memproduksi hormon Cortisol di siang hari membuat tubuh semakin aktif untuk bergerak. Sehingga di malam hari tubuh akan merasa lebih capek dan produksi hormon Melatonin jauh lebih besar. Penelitian membuktikan bahwa berjemur selama satu sampai dua jam dapat membuat kita tidur lebih pulas di malam hari.

4. Meningkatkan imunitas tubuh

Cara terbaik dan alami untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan berjemur di udara terbuka. Berjemur satu-dua jam di udara terbuka selain membantu meningkatkan kualitas tidur, juga membantu tubuh mendapatkan vitamin D.

Vitamin D merupakan unsur penting dalam menjaga imunitas tubuh. Sistem imunitas tubuh yang baik menjauhkan manusia dari serangan beragam penyakit seperti serangan virus seperti Covid-19, infeksi, kanker dan kematian setelah operasi.

5. Menguatkan tulang

Tubuh kita memproduksi vitamin D apabila terpapar sinar matahari. Vitamin D membantu tubuh kita menjaga kecukupan calcium pada tulang. Kandungan Calcium yang cukup pada tulang menghindari tulang rapuh, tidak berkembang, atau tulang yang berubah bentuk.

6. Menjaga keseimbangan berat badan

Beberapa penelitian menemukan kaitan erat orang yang berada di udara terbuka selama tiga puluh menit sehari antara jam 8 pagi sampai tengah hari memiliki berat tubuh yang lebih seimbang dibandingkan dengan yang tidak.

7. Menghindari serangan depresi

Cahaya matahari selain membuat tubuh memproduksi hormon Serotonin yang meningkatkan mood positif yang menenangkan pikiran dan lebih fokus. Mendapatkan cahaya matahari yang cukup dapat menyembuhkan gejala Seasonal Affective Disorder. Seasonal Affective Disorder adalah sebuah perasaan sendu, mellow atau moody di saat cuaca mendung, atau pada musim dingin.

8. Mengendalikan perasaan stress

Menurut penelitian hormon Melatonin yang diproduksi tubuh dapat mengendalikan perasaan stress pada manusia. Tubuh yang terpapar cahaya matahari dapat menjaga level kecukupan hormon Melatonin yang mengendalikan perasaan stress.

9. Memperpanjang usia

Sebuah penelitian yang melibatkan 30,000 wanita di Swedia menunjukan bahwa wanita yang menghabiskan waktunya lebih banyak terpapar cahaya matahari rata-rata hidup enam sampai dengan dua puluh empat bulan lebih lama. Tentu saja penelitian ini masih berpeluang untuk dilanjutkan dengan mencari penyebabnya dan lain sebagainya.

Dari sembilan manfaat di atas kita dapat melihat adanya kaitan erat antara hormon, perasaan, dan aktifitas seseorang yang akhirnya membantu manusia hidup lebih sehat dan bahagia. Tentu saja kelebihan cahaya matahari dapat memberikan resiko kesehatan lainnya seperti kulit menjadi lebih gelap yang tidak disukai oleh sebagian orang. Mempercepat proses penuaan, membuat flek pada kulit sampai dengan resiko kanker kulit. Itu sebabnya mendesain bangunan sebaiknya melibatkan desainer pencahayaan yang mampu melakukan perhitungan kecukupan pencahayaan bagi penghuninya.

ALTA Integra adalah konsultan fisika bangunan yang percaya dan selalu mempelajari hubungan antara lingkungan fisika, bangunan dan kesehatan penghuninya. Untuk informasi lebih lanjut bagaimana desain bangunan dan lingkungan fisika dapat meningkatkan kualitas hidup Anda klik tombol dibawah ini.

Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Penelitian membuktikan pasien lebih cepat sembuh di kamar rawat inap yang mendapat cahaya matahari lebih banyak

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang
— Raja Salomo (Sulaiman) 970-930 SM (Amsal 17:22)

Mari kita lihat perbandingan dua kamar rawat inap di bawah ini. Kamar rawat inap pertama mendapat cukup sinar matahari sedangkan kamar kedua tidak memiliki jendela sehingga tidak ada matahari yang masuk.

Kamar dengan jendela

Kamar Rawat Inap dengan jendela

Cahaya matahari dan cahaya langit yang selalu berubah masuk ke kamar sepanjang hari

Kamar Rawat Inap tanpa Jendela

Pasien sepanjang hari hanya melihat cahaya lampu yang statis

  • Apabila kutipan Raja Solomo benar bahwa hati yang gembira adalah obat yang manjur. Dari perbandingan dua kamar rawat inap di atas, kamar rawat inap manakah yang lebih memberikan rasa gembira kepada pasien?

  • Seberapa besar peranan cahaya alam dalam mempercepat penyembuhan pasien rawat inap?

  • Selain faktor hati yang gembira adalah obat yang manjur, apakah ada faktor lain dari cahaya alam yang dapat mempercepat kesembuhan pasien?

Berikut adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh Lee Ju-Yoon pada paper penelitian yang berjudul The Daylight Effects in Hospital for Healing Patients in Seoul. Paper ini dipublikasikan pada Proceedings of the International Conference on Sustainable Building Asia, pada tahun 2007. Lee Ju-Yoon membandingkan kecepatan kesembuhan pasien pada kamar rawat inap yang menghadap utara dan yang menghadap selatan. Untuk mendapatkan perbandingan data uji coba dilakukan pada dua rumah sakit yang diberi inisial H dan rumah sakit yang diberi inisial K di kota Seoul.

Karena kota Seoul terletak di utara garis katulistiwa maka kamar rawat inap yang menghadap selatan menerima lebih banyak sinar matahari dibandingkan kamar rawat inap yang menghadap utara.. Lee Ju-Yoon menggunakan metodologi permodelan daylight menggunakan software Radiance terhadap kamar rawat inap di Rumah Sakit K menganalisa perbandingan tingkat pencahayaan kamar yang menghadap selatan dan yang menghadap utara seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Penelitian di Rumah Sakit H, data rawat inap diambil dalam satu tahun mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Desember tahun 2004. Penelitian dilakukan kepada 6,000 orang pasien rawat inap di 11 kamar rawat inap pada lantai 7. Untuk penelitian pada Rumah Sakit K dilakukan terhadap 2,000 pasien orthopedics rawat inap selama tiga 3 tahun mulai dari 1 Januari 2002 sampai dengan 31 Desember 2004.

Dari dua tabel di atas terlihat baik pada Rumah Sakit H maupun Rumah Sakit K menunjukan kecenderungan yang sama, yaitu pasien rata-rata sembuh lebih cepat apabila dirawat di kamar rawat inap yang menghadap selatan, kecuali untuk pasien Operasi Plastik pada Rumah Sakit H.

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa pasien yang dirawat di kamar rawat inap yang menghadap selatan di rumah sakit H rata-rata sembuh lebih cepat 19,84% lebih cepat dibandingkan dengan kamar yang menghadap utara. Begitu pula di rumah sakit K menunjukan hasil yang sama dengan rumah sakit H, rata-rata pasien syang dirawat di kamar yang menghadap selatan sembuh lebih cepat 8,52 % dibandingkan kamar yang menghadap utara.

Sinar matahari selain membuat ruangan lebih enak dilihat yang membuat hati lebih bahagia sehingga berpengaruh terhadap kesehatan mental pasien, berikut adalah beberapa penelitian tentang manfaat sinar matahari terhadap faktor biologis tubuh manusia.

Wilson mencatat hasil penelitan terhadap perawatan intensif terhadap kesembuhan dua orang pasien yang baru selesai dioperasi yang keduanya memiliki gangguan mental. Pasien yang dirawat pada kamar yang memiliki jendela sembuh lebih cepat dibandingkan pasien yang dirawat pada kamar rawat inap tanpa jendela. Wilson, L.M. 1972. Intensive care delirium, The Effect of outside Deprivation in a Windowless Unit, Archives of Internal Medicine, 160. pp.225-226.

Daylight memberikan dampak positif terhadap tissue tubuh manusia, dan memiliki dampak yang besar terhadap sistem kesehatan dan penyembuhan. Monz, J. 2002. The Role of Interior Architecture Design in Enhancing Healing Power, Korea Institue of Healthcare Architecture, pp.114.

Tubuh yang menerima cukup cahaya Ultra Violet yang terkandung dalam sinar matahari alami, dapat memproduksi vitamin D dan mineral yang diperlukan dalam meningkatkan imunitas tubuh serta menurunkan kolesterol. Ott, J. 1999. Health and Light, Ariel Press

Kesimpulan saya dari penelitian ini adalah:

  1. Rumah Sakit yang dapat menyembuhkan pasien lebih cepat akan mendapatkan reputasi yang lebih baik dibandingkan rumah sakit yang lain. Dengan reputasi yang lebih baik, harga jual kamar rawat inap bisa dijual dengan harga lebih baik.

  2. Rumah Sakit yang dapat menyembuhkan pasien lebih cepat, dalam satu tahun akan memiliki kapasitas rawat inap yang lebih banyak dibandingkan rumah sakit biasa dengan kapasitas kamar yang sama banyak. Hal ini dapat meningkatkan keuntungan finansial karena dapat meningkatkan jumlah pasien yang dirawat yang mana keuntungan terbesar dari Rumah Sakit adalah tindakan yang dilakukan kepada pasien.

  3. Dapat dilakukan penelitian benefit financial dan moral tenaga medis yang terjadi karena dampak penyembuhan pasien yang lebih cepat.

Untuk itu saya menyarankan sebaiknya saat mendesain Rumah Sakit, owner sebaiknya melibatkan desainer Fisika Bangunan yang mampu melakukan perhitungan, modeling dan simulasi untuk menghasilkan kamar rawat inap yang dapat menyembuhkan pasien lebih cepat.

ALTA Integra adalah konsultan multi-disiplin fisika bangunan dengan tenaga ahli mulai dari akustik suara, pencahayaan, pengudaraan, temperatur,  air dan lain-lain. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa lingkungan fisika berpengaruh kepada respon fisik dan mental mahluk hidup yang hidup di lingkungan tersebut. Misi kami adalah menciptakan lingkungan yang lebih sehat, lebih indah dan lebih nyaman untuk ditinggali untuk semua mahluk hidup di planet bumi.

Untuk informasi lebih lanjut bagaimana desain bangunan dan lingkungan fisika dapat meningkatkan kualitas hidup Anda klik tombol dibawah ini.

Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal - Gereja Katedral Jakarta

20210812 terowongan silaturahmi 03.jpg

Terowongan Silaturahmi akan menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang dijadikan sebagai ikon toleransi antar umat beragama saat ini hampir selesai. Terowongan Silaturahmi dibangun dengan panjang tunnel 28,3 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,1 meter dengan total luas terowongan area tunnel 136 meter persegi dengan total luas shelter dan tunnel 226 meter persegi.

Arsitektur entrance atau akses masuk terowongan ini dibangun dengan gaya modern, dengan desain eksterior menggunakan material transparan sehingga pemandangan kecantikan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang merupakan bangunan cagar budaya tidak terhalang dari dalam terowongan.

Interior Terowongan Silaturahmi menggunakan bahan marmer dan dilengkapi dengan railing stainless sebagai simbol jabat tangan. Untuk menunjang fungsi sebagai bangunan publik, selain tangga, terowongan ini juga dilengkapi dengan lift difabel.

#urban #sunset #cityscape #Mosque #church #harmony

Read More
Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant Herwin Gunawan Human-Centered Building Performance Consultant

Polusi Cahaya pada Malam Hari Menyebabkan Gangguan Tidur

Cahaya lampu dengan intensitas blue light 480nm yang diterima retina mata di teruskan oleh Melanopsin ke saraf Suprachiasmatic Nucleus (SCN). Memberi perintah untuk mengurangi produksi hormon Melatonin yg diperlukan untuk memicu rasa kantuk di malam hari.

Tanpa hormon Melatonin membuat seseorang sulit tidur dan cenderung terjaga dimalam hari. Hal ini disebut gangguan siklus terjaga-tidur seseorang atau dengan istilah ilmiah Circadian Rhythms Disorder.

Penyakit yang ditimbulkan akibat Circadian Rhythm Disorder adalah Obesitas (kelebihan berat badan), Diabetes (kencing manis), Heart Problem (masalah jantung) bahkan Cancer (Kanker).

Foto di bawah adalah pemasangan videotron pada facade sebuah gedung di Jalan Sudirman Jakarta dengan cahaya berlebihan. Cahaya berlebihan di malam hari dapat dapat menggangu kesehatan manusia dan mahluk hidup yang tinggal di area tersebut.

Read More