Kajian Literatur, Wawasan Ilmiah & Kerangka Perancangan Berbasis Bukti
Kinerja Bangunan Berbasis Manusia
Jelajahi kajian literatur, wawasan ilmiah, dan kerangka perancangan berbasis bukti.
Temukan bagaimana akustik, pencahayaan, kenyamanan termal, kualitas udara, desain pasif, dan teknologi bangunan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan binaan yang lebih sehat, nyaman, produktif, dan berkelanjutan yang menghubungkan fisika bangunan, psikologi lingkungan, dan desain berkelanjutan.
Mulai dari mana: Imajinasi Artistik atau Building Science?
Banyak yang bertanya kepada saya: sebagai praktisi Building Science Fisika Bangunan untuk memulai desain sebaiknya dimulai dari mana?
Apakah dimulai dari eksplorasi imajinasi artisitik atau dari eksplorasi kaidah - kaidah building science? Kalau dimulai dari eksplorasi building science bagaimana dapat menghasilkan desain yang artistik?
Menurut saya: seperti proses penciptaan lagu dapat dimulai dari mengarang lirik baru mencari melodi yang cocok untuk menggambarkan lirik tersebut atau sebaliknya. Kemudian dilanjutkan dengan pendetailan desain seperti orang merajut kain tenun yang indah, benang demi benang.
Hasilnya: karya yang menyentuh perasaan seseorang akan tetapi tetap memenuhi kriteria High Performance Building Science seperti galeri rendering desain kami pada tautan gambar di bawah.
Lebih Memahami Desain Arsitektur Bangunan Biophilic
Menurut survey The National Human Activity Pattern Survey (NHAPS): A Resource for Assesing Exposure to Environmental Pollutants yang dilakukan oleh Neil E. Klepeis dan kawan terhadap 9,196 responden, dipublikasikan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory tahun 2001, menyimpulkan sebagian besar populasi perkotaan menghabiskan 90% waktunya di dalam lingkungan indoor.
Tubuh manusia memiliki kebutuhan dan kerinduan alami untuk berada di alam bebas, akan tetapi mengacu ke hasil survey di atas maka kontak tubuh manusia perkotaan dengan kebaikan alam seperti cahaya matahari, suara alam, udara segar menjadi sangat terbatas. Peluang untuk berinteraksi dengan alam bebas hanya tersedia di hari libur seperti jalan kaki melintas alam dan kegiatan outdoor lainnya.
membuka jendela dan membiarkan udara dan suara dari luar masuk ke dalam bangunan dapat memberikan kesegaran bagi manusia
Akan tetapi bagaimana kalau kita dapat merasakan alam bebas di dalam tempat tinggal, tempat bekerja dan bangunan lainnya. Desain bangunan Biophilic adalah konsep untuk membawa kebaikan alam ke dalam lingkungan indoor di mana kita tinggal, bekerja dan bermain. Istilah Biophilia pertama kali diperkenalkan oleh Edward O. Wilson, yang berarti memiliki kebutuhan untuk berafiliasi dengan kehidupan lain. Istilah Biophilia ini kemudian diterapkan pada Prinsip Desain Arsitektur memiliki arti Bangunan Arsitektur harus menjadi bagian dari lingkungan alam sekitar bangunan. Berikut adalah 5 elemen biophilia untuk membawa kebaikan alam sekitar ke dalam lingkungan indoor tempat kita bekerja, bermain dan tinggal.
Cahaya
Dapat melihat perubahan cahaya alam sepanjang hari di dalam lingkungan indoor dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan mental. Tubuh dan hati kita akan lebih sehat apalagi setiap hari dapat melihat perubahaan cahaya dari pagi sampai malam. Untuk menghadirkan cahaya alam ke dalam lingkungan indoor dapat menggunakan skylight dan jendela. Selain itu kita dapat menerapkan circadian lighting apabila cahaya dari skylight dan jendela kurang memadai.
Skylight yang menerangi townhall pada gedung pembuat software permodelan cahaya DIAL di Ludenscheid
Suara
Salah satu fungsi primitif telinga manusia adalah untuk mendeteksi ancaman bahaya yang umumnya berupa suara gemuruh atau suara yang tidak menyenangkan lainnya. Mendengarkan suara gemuruh seperti kebisingan akibat mesin, lalu lintas, sistem pengudaraan terus menerus membuat tubuh kita menjadi cepat lelah karena telinga kita mengirimkan informasi bahaya ke tubuh kita, dan tubuh kita melepaskan hormon adrenalin.
Mendengarkan suara alam seperti kicau burung, suara daun tertiup angin dan sebagainya dapat meningkatkan kreatifitas dan menurunkan ketegangan.
Udara
Apabila bangunan dibangun pada lingkungan dengan polusi udara yang rendah, membuka jendela dan membiarkan udara masuk ke dalam ruangan dapat menyegarkan tubuh dan pikiran. Selain menyegarkan tubuh dan pikiran, aliran udara segar dari alam dapat menurunkan temperatur ruangan saat musim panas. Selain itu indera penciuman kita dapat mencium aroma udara segar dari alam yang dapat meningkatkan mood.
Akan tetapi apabila lingkungan bangunan penuh dengan polusi udara, opsi untuk memasukan udara alam ke dalam bangunan menjadi tidak memungkinkan. Diperlukan strategi pengudaraan yang tepat untuk mencegah polusi udara masuk ke dalam lingkungan bangungan.
Air
Kehadiran air di lingkungan indoor dapat menstimulasi multi-indera tubuh kita, kita dapat melihat, mencium, mendengar dan merasakan gerakan air yang dapat menurunkan level stress. Bangunan dengan view yang dapat melihat pemandangan air seperti laut, sungai atau danau dapat menjadi pertimbangan dalam mendesain bangunan biophilia. Apabila lokasi bangunan tidak memungkinkan untuk menghadirkan visual air ke dalam bangunan, maka menghadirkan water feature di lingkungan bangunan dapat dilakukan.
menghadirkan water feature seperti air mancur di dalam lingkungan bangunan dapat menstimulasi beragam indera
Materials
Menggunakan material alam seperti batu atau kayu dapat meningkatkan konektifitas lingkungan indoor kita dengan suasana alam. Sebaiknya menggunakan material dengan penampilan modern seperti metal, chrome, fabric, cat modern membuat lingkungan indoor terasa jauh dari alam.
penggunaan material alam dari lingkungan sekitar dapat meningkatkan konektifitas dengan daerah setempat
ALTA Integra konsultan multi disiplin yang terus mempelajari kebaikan alam untuk kesehatan tubuh dan pikiran dan bagaimana menerapkan strategi tersebut ke dalam bangunan Anda. Kontak kami untuk menerapkan Biophilia Desain ke dalam bangunan Anda dan hidup lebih sehat.
Menelaah teori dan penelitian rasio ideal akustik untuk desain ruang audio dan studio musik
Modes selalu hadir di dalam setiap ruang kecil seperti studio musik, ruang audio, home theater, studio broadcast
Menelaah teori dan penelitian rasio ideal akustik untuk
desain ruang audio dan studio musik (1 / 6)
Tulisan pertama dari enam tulisan ini menceritakan perjalanan penelitian, metode perhitungan, sampai dengan perumusan teori dan rekomendasi rasio ideal akustik untuk desain ruang audio dan studio musik dalam upaya meratakan distribusi frekuensi resonansi (modes) ruangan yang diperuntukan untuk mendengar audio maupun ruang produksi musik dan siaran.
Resonansi atau modes ruangan menyebabkan distorsi harmonik akustik yang mengubah karakteristik spektrum dan temporal suara pada ruang audio dan studio musik yang menuntut kesempurnaan produksi dan reproduksi suara. Beragam penelitian telah dilakukan untuk mengoptimasi dimensi ruang berbentuk kotak sepatu dengan dasar pemikiran dasar sebagai berikut:
(1) menghindari pengulangan frekuensi modes yang identik atau berdekatan pada frekuensi yang sama atau interval harmonisnya:
a) modes dengan frekuensi identik dapat menyebabkan penggelembungan frekuensi dan timbulnya ekor suara yang lebih panjang dari aslinya. Hal ini menyebabkan suara terdengar gemuk (boomy) dan membuat suara alat musik dan suara manusia terdengar gelap (dark & muddy)
b) frekuensi modes yang berdekatan dapat menyebabakan kesan pelayangan suara atau nada yang fales karena suara musik asli dan suara resonansi ruangan menciptakan bayangan suara dengan frekuensi yang sedikit berbeda.
c) penggelembungan frekuensi pada interval sepertiga (third major), seperlima (fifth major) dan oktaf (first octave and so on) menyebabkan distorsi harmonis sepertiga oktaf, seperlima oktaf dan oktaf pertama, kedua dan seterusnya. Selain distorsi spektrum suara, penggelembungan suara pada interval harmonis menyebabkan distorsi temporal yaitu timbulnya ekor suara yang mengubah warna suara alat musik dan suara seseorang.
(2) menghindari kekosongan frekuensi modes pada interval harmonis satu oktaf dapat menyebabkan terasanya kekosongan support ruangan pada frekuensi rendah di interval tersebut dan suara musik dan suara manusia akan terdengar menjadi lebih kasar dan tajam (harsh & edgy).
Rekomendasi rasio ideal ruang audio, studio musik yang saya urutkan dari rasio panjang terhadap tinggi terbesar
Room modes adalah resonansi sebuah gelombang suara yang dimensinya sama dengan permukaan ruangan yang berhadapan. Ada tiga tipe modes dalam ruangan yaitu:
(1) axial modes, adalah gelombang suara yang beresonansi pada permukaan rata yang berhadapan seperti permukaan dinding atau permukaan lantai dengan plafon.
(2) tangential modes, adalah gelombang suara yang beresonansi pada dua sudut ruangan yang berhadapan pada permukaan yang sama
(3) oblique modes, adalah gelombang suara yang beresonansi pada dua sudut ruangan yang berhadapan pada permukaan yang berhadapan juga
Gambar yang memperlihatkan modes pada sumbu axial, tangential dan oblique
Baca tulisan berikut yang mengulas pemikiran dan metode perhitungan dari peneliti yang menekuni topik ini.
Desain Arsitektural Fisika Bangunan terhadap Kualitas Tidur dan Kesehatan
“Sleep is the best meditation”
Kualitas Tidur dan Kesehatan
Kualitas tidur merupakan salah satu pilar menuju hidup sehat secara jasmani dan mental. Telah banyak penelitian yang membuktikan hubungan erat antara kualitas tidur terhadap kualitas kesehatan, awet muda dan umur yang panjang.
Kualitas tidur yang rendah selain membuat tubuh tidak segar dalam jangka panjang dapat menyebabkan resiko penyakit berat seperti darah tinggi, sakit jantung, serangan jantung, diabetes tipe 2, depresi dan obesitas. Dengan semakin orang yang hidup di perkotaan dan berkembangnya teknologi, kualitas tidur masyarakat perkotaan semakin berkurang.
Siklus tidur
Siklus tidur adalah sistem internal tubuh dimulai dari kondisi tidur Rapid Eye Movement (REM) atau light sleep sampai dengan Non Rapid Eye Movement (NREM) dan kembali ke kondisi REM. Kondisi NREM terdiri dari tiga tahap yaitu Intermediate Sleep, Moderate Deep Sleep dan Deep Sleep. Satu siklus tidur biasanya sekitar 90 menit, dimana menjelang pagi kedalaman NREM semakin berkurang sedangkan durasi REM semakin lama. Dalam satu malam kita mengalami siklus tidur 4-5 kali.
Siklus tidur dipengaruhi oleh pengaruh external seperti temperatur udara, suara, cahaya, kebiasaan, dan makanan. Siklus tidur juga dipengaruhi oleh pengaruh internal seperti pola gelobang otak dan faktor keturunan.
Desain Fisika Bangunan
Desain arsitektur bangunan rumah tinggal, hotel, apartemen yang didesain dengan mempertimbangkan faktor fisika bangunan dapat meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik karena kualitas pengudaraan, temperatur, suara dan cahaya yang menunjang tidur yang pulas.
ALTA Integra adalah konsultan multi-disiplin fisika bangunan dengan tenaga ahli mulai dari akustik suara, pencahayaan, pengudaraan, temperatur, air dan lain-lain. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa lingkungan fisika sangat mempengaruhi perilaku dan biologis mahluk hidup yang hidup di lingkungan tersebut. Misi kami adalah menciptakan lingkungan yang lebih sehat, lebih indah dan lebih nyaman untuk ditinggali untuk semua mahluk hidup di planet bumi.
#tidur #kesehatan #bangunan #arsitektur #awetmuda #suara #udara #temperatur #cahaya
Pengaruh kompresi MP3 terhadap persepsi emosi karakteristik alat musik
MP3 adalah mekanisme mengompres data audio dengan memanfaatkan konsep karakteristik pendengaran manusia, ilmu fisika, serta matematika. Karena sistem kompresi MP3 menghilangkan sebagian besar sinyal yang tidak didengar oleh telinga manusia, sistem kompresi MP3 disebut juga sistem kompresi lossy.
Pada sistem kompresi MP3, seberapa besar data yang bisa dikurangi sangat bergantung kepada sinyal suara yang diproses. Sebagai rasio perbandingan, sinyal suara 3 menit yang menurut perhitungan sederhana menghasilkan data dengan ukuran sebesar 130 MB, maka dengan kompresi MP3 ukurannya bisa dikurangi menjadi sekitar 3-7 MB.
Alat musik memiliki karakteristik harmonisasi warna suara serta persepsi emosional. Semua proses audio yang dilakukan akan mengubah harmonisasi warna suara beserta persepsi emosional. Penelitian yang dilakukan oleh Ronald Mo, Ga Lam Choi dan Andrew Horner dari Universitas Hongkong terhadap 8 alat musik berkarakteristik temporal sustain dengan metodologi psikoakustik pendengaran.
Studi menyimpulkan bahwa kompresi MP3 melemahkan persepsi emosi positif musik yang memiliki karakteristik Bahagia, Heroik, Romantik, Lucu, dan kalem. Sebaliknya kompresi MP3 memperkuat persepsi emosi negatif seperti Misterius, Malu, Menakutkan dan Sedih. Terakhir musik dengar karakteristik kemarahan tidak terlalu terpengaruh dengan kompresi MP3.
#music #mp3 #feeling #emotion #perception #percieve #harmony #sound #audio