Blog Studi Lapangan Fisika Bangunan
Iklim → Alam → Manusia → Budaya → Arsitektur → Perkotaan
Kumpulan studi lapangan mengenai iklim, alam, arsitektur, dan perkotaan dari perspektif fisika bangunan.
Temukan bagaimana kondisi lingkungan, budaya lokal, dan strategi desain memengaruhi kenyamanan, kesehatan, efisiensi energi, dan kinerja bangunan.
Menyaksikan Konser Ian Anderson Jethro Tull di Laeiszhalle Hamburg
Bagaimana suara musik progressive rock apabila dimainkan di ruang konser hall klasik?
Hamburg Musikhalle dibuka untuk umum pada tanggal 4 Juni 1908. Pada saat itu gedung konser ini merupakan konser hall terbaru dan terbesar yang dimiliki oleh negara Jerman. Gedung konser bergaya Baroque Revival ini dirancang oleh arsitek Martin Haller. Kemudian gedung konser ini namanya diubah menjadi Laeiszhalle sesuai nama pendirinya yaitu Ferdinand Laeisz yang merupakan pemilik perusahaan perkapalan terbesar di Hamburg.
Walaupun saat ini Hamburg telah memiliki gedung konser yang lebih besar dan lebih modern yaitu Elbphilharmonie, banyak dari pecinta musik klasik yang saya ajak bicara sewaktu menonton pertunjukan musik di Elbphilharmonie dan di Laeiszhalle, mengatakan bahwa mereka lebih menyukai karakter akustik di Laeiszhalle karena lebih hangat (warm) dibandingkan dengan Elbphilharmonie yang kering, detail dan unforgivable.
Sayangnya pada tanggal 13 Oktober 2022 tidak ada pertunjukan musik klasik, melainkan pertunjukan musik progresive rock Legendaris Ian Anderson - Jethro Tull. Saya memesan the best seat dan kebetulan mendapatkan tempat duduk persis dibelakang sound engineer Jethro Tull yang bertugas. Sempat ngobrol-ngobrol tentang kesulitan dia mengatur suara musik Rock di gedung konser yang karakter akustiknya tidak cocok untuk pertunjukan musik dengan amplikasi elektronik.
Bagaimana suara musik progressive rock terdengar di dalam ruang konser musik klasik yang memiliki reverberation time cukup tinggi?
Berikut adalah rekaman video lagu terakhir yang diperbolehkan oleh penyelenggara untuk direkam. Saya merekam persis di belakang sound engineer dan assistent yang yang menjaga level suara tidak melebihi 90 dBA, dan paling kiri stage lighting operator yang membuat pertunjukan penuh dengan warna.
Suara setiap alat musik terdengar cukup balance, hanya suara drum akustik yang terdengar agak berantakan karena pantulan akustik yang tidak dapat dikendalikan oleh sound engineer.
Locomotive Breath adalah istilah yang menggambarkan suara cus cus locomotive penggerak batubara. Lagu ini dikarang oleh Ian Anderson akan kekuatirannya terhadap ledakan populasi manusia yang tidak terkendali.
Mengamati Gedung Opera Teatro Alla Scala Milan
Nessun Dorma yang dipopulerkan oleh Luciano Pavarotti - adalah aria dari opera Turandot - Giacomo Puccini.
Opera ini terdiri dari tiga bagian yang tidak dapat diselesaikan oleh Puccini yang keburu meninggal dunia pada tahun 1924, opera ini dilanjutkan oleh Franco Alfano dan akhirnya selesai pada tahun 1926.
Opera Turandot pertama kali dibawakan di gedung konser Teatro Alla Scala Milan Italy - pada tanggal 25 April 1926. Performa pada tanggal 25 April 1926 hanya menampilkan karya Puccini dan performa di hari berikutnya baru menyertakan karya Alfano.
Teatro Alla Scala Milan
Teatro Alla Scala diresmikan pada tanggal 3 Agustus 1778 - yang sebelumnya bernama Nuovo Regio Ducale Teatro alla Scala. Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa inggris berarti New Royal-Ducal Theatre Alla Scala.
La Scala - nama populer masa kini merupakan opera house berbentuk tapal kuda - dengan kapasitas penonton sampai dengan 2289 orang. Karakteristik akustik di Teatro Alla Scala telah menjadi mitos dan sering menjadi ditiru oleh opera house lainnya. Salah salah opera house yang meniru adalah Teatro Nacional de Sao Carlos Lisbon Portugal. Karaketeristik akustik di La Scala memiliki ciri khusus terutama untuk vokal Tenor dan Baritone.
Berikut adalah data pengukuran akustik dari buku Music, Acoustics & Architecture, Beranek, 1962.
V = 11,250.282 m3 ( 9,010.421 m3, volume in well only)
NA = 2,289 seats, including 154 unnumbered seats from which the stage cannot be seen.
NT = 2,489
tI = 15 ; 12 msec
T500-1000 (Occup.) = 1.2 sec
SA = 1,300.64 m2 ( 715.35 m2, main floor seating area only ).
SO = 111.48 m2
SOF = 125.42 m2
SP = 222.97 m2
ST = 1,635.1 m2 ( 1,049.8 m2, main floor seating area only ).
SA/NT = 0.522 m2 V/ST = 6.858 m ( 8.595 m)
Setelah dilakukan beberapa kali renovasi berikut adalah hasil pengukuran Reverberation Time yang dilakukan pada tanggal 20 Desember 2000 oleh Andreas Hoischen pada ruangan kosong adalah Tlow 1,35 detik, Tmid 1,15 detik dan Thigh 1.00.
#acoustics #roomacoustics #acousticdesign #acousticengineer #interioracoustic #interiordesign #architecturalacoustic #architecture #operahouse #concerthal